Minggu, 26 Oktober 2014
07:18 WIB
Selingkuh Saat Hubungan Hambar
Bermula dari curhat masalah rumah tangga, cinta lewat perselingkuhan itu pun menguat.
pasangan
Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti | Selasa, 19 Juli 2011, 13:03 WIB

Tanya:
Saya menjalani rumah tangga selama 14 tahun dengan tiga anak, 13 tahun, 10 tahun, dan si bungsu 2,5 tahun. Terus terang, saya menikah karena faktor dorongan keluarga dan usia. Saya menikah saat usia 27 tahun, bukan karena cinta. Apalagi ketika itu saya dan suami tinggal berjauhan.

Selama itu, saya berharap dapat mencintai suami. Tapi kini, justru saya merasa suami tidak memperlakukan saya seperti istri yang sesungguhnya. Suami selalu memberi jarak. Dalam hal keuangan, dia tidak pernah terbuka. Soal hubungan seksual pun saya tidak merasa cocok. Namun, perasaan tak nyaman ini saya tahan, karena tidak ingin menimbulkan keributan.

Sekitar tujuh bulan lalu, saya bertemu dengan teman pria semasa kecil. Kami sering curhat mengenai masalah rumah tangga. Kebetulan teman saya ini seorang duda. Hubungan kami berkembang empat bulan ini. Kami mulai saling mencintai. Teman saya ini bahkan berniat menikahi saya.

Suami akhirnya tahu mengenai perselingkuhan ini. Setelah saya beritahu yang sesungguhnya, suami marah dan mengancam akan mengambil semua hak asuh anak-anak bila bercerai. Suami akan membawa alasan perselingkuhan di pengadilan nanti. Yang saya bingungkan, bagaimana memberitahu kepada keluarga dan anak-anak mengenai masalah ini. Saya ingin suami mengerti perasaan saya dan mau berpisah secara baik-baik. Saya bingung menentukan pilihan apakah mempertahankan rumah tangga atau berpisah. Apa yang harus saya lakukan?

MM

Jawab:

Hubungan Anda bermasalah karena kurang komunikasi dan tidak saling terbuka. Dalam berumah tangga harus saling terbuka, apapun masalahnya. Masalah semakin ruwet, karena Anda berani bermain api tanpa tahu bagaimana memadamkannya. Itu membuat rumah tangga menjadi kurang baik.

Sebaiknya Anda selesaikan dulu masalah dalam rumah tangga. Buat komitmen yang tegas, juga konsekuensinya bila dilanggar, apapun itu walau sampai harus bercerai. Setelah melakukan itu, baru Anda bisa lakukan keinginan yang bisa Anda jalani bersama seseorang yang memang Anda cintai. Saat ini Anda harus lebih sabar dan juga buat komitmen dengan suami sesuai dengan hati nurani.

Baca juga: Usia 16, Gadis Ini "Berubah" Jadi Pria

Konsultan: Feri Purwo

Feri PurwoJika Anda punya masalah percintaan atau perkawinan, kirimkan pertanyaan Anda ke rubrik 'Bincang Hati' melalui email " konsultasi.fiesta@vivanews.com ". Jangan lupa untuk mencantumkan nama lengkap Anda dan pasangan, berserta tanggal lahir. Nama pengirim akan disamarkan. Anda juga bisa curhat di www.curhaters.com atau di Twitter di @Feripurwo.

© VIVA.co.id

SHARE halaman ke - 1

Berita Terkait
LIST TOPIK