Kamis, 23 Oktober 2014
06:03 WIB
Mengapa Mata Anda Berair dan Kering
Mata kering yang parah memerlukan perawatan yang hati-hati.
mata sehat
Finalia Kodrati, Febry Abbdinnah | Sabtu, 21 Januari 2012, 09:42 WIB

VIVAnews - Apakah Anda selalu memandang layar komputer 6 sampai 7 jam setiap hari? Apakah mata Anda sering gatal atau rentan terhadap alergi? Jika jawaban Anda sebagian besar adalah iya, maka Anda mengalami satu di antara masalah mata berikut ini.

Dr Pravin Krishna Vaddavalli dari Associate Ophthalmologist di L V Prasad Eye Institute akan membantu kita memahami konsep di balik mata berair dan kering.

1. Mata kering

Sedikit lembab hingga mata kering cukup umum terjadi pada banyak manusia, tetapi pasien yang memerlukan perawatan dari kondisi ini adalah mereka yang memiliki gejala. Mata kering yang parah memerlukan perawatan yang hati-hati.

Beberapa pasien biasanya juga menderita mulut kering dan keluhan sitemik lainnya seperti nyeri sendi. Dalam beberapa kasus, mata kering dapat mengancam penglihatan sehingga memerlukan perawatan yang hati-hati. Kasus ini juga dapat menyebabkan infeksi dan kecacatan visual permanen.

Penyebab dan gejala umum mata kering:
Mata kering dapat terjadi baik karena peningkatan penguapan air mata atau karena berkurangnya produksi air mata. Gejala umum untuk mata kering meliputi sensasi terbakar, kelelahan mata, dan sensasi benda asing di mata, kemerahan dan iritasi mata.

Siapa yang berisiko menderita mata kering?
Mata kering ringan lazim terjadi pada pengguna komputer, terutama mereka yang bekerja selama berjam-jam tanpa istirahat. Hal ini dikenal sebagai sindrom penglihatan komputer. Dan dapat dihindari dengan sering mengambil istirahat, menjaga jarak monitor, menghindarkan mata terkena AC, serta menjaga mata tetap terhidrasi dengan minum banyak air. Menggunakan tetes mata juga dapat membantu untuk melembabkan mata.

Perawatan mata kering parah:
Mata kering parah memerlukan perawatan yang komprehensif. Dari meningkatkan kelembaban mata dengan tetes mata hingga menggunakan punctual plugs untuk mengurangi hilangnya air mata. Beberapa pasien mungkin memerlukan obat oral dan terapi lebih jauh dengan menggunakan
tetes mata siklosporin.

2. Mata berair

Penyebab tersering mata berair adalah masuknya benda asing seperti debu ke dalam mata. Tiba-tiba air mata keluar dimaksudkan untuk memberitahu kita bahwa mata membutuhkan perhatian. Penyebab umum lainnya termasuk infeksi seperti konjungtivitis dan radang mata.

Apakah mata berair tanda sesuatu yang serius?
Serangan mata berair terjadi secara bertahap dan dapat diatasi dengan konsultasi ke dokter. Sedangkan, serangan mata berair yang tiba-tiba memerlukan perhatian lebih. Mata yang tiba-tiba berair adalah respon mata untuk membersihkan mata atau karena adanya iritasi, atau radang
mata.

Mata berair dapat terjadi pada bayi dan orang tua:
Mata yang berair bisa terjadi pada bayi yang baru lahir karena adanya obstruksi kongenital dari jalur keluar air mata. Hal ini mungkin terkait dengan pembuangan dan dapat terjadi pada kedua mata pada saat yang sama.

Kondisi ini perlu dikonsultasikan dengan dokter mata karena mungkin diperlukan pembedahan untuk membuka penghalang di saluran keluar air mata. Mata berair bahkan dapat terjadi pada pasien usia lanjut karena hilangnya lemak di sekitar kelopak mata yang mengarah ke hilangnya kulit yang berlebihan di sekitar kelopak mata. Hal ini dapat mengakibatkan air mata mengalir di sudut mata.

© VIVA.co.id

SHARE halaman ke - 1

Berita Terkait
LIST TOPIK