Jum'at, 29 Agustus 2014
10:32 WIB
"Mainan Dewasa" Muncul Sejak Zaman Purba
Bahkan, ada di antaranya yang disinyalir merupakan alat bantu seks pada zaman itu.
Alat bantu untuk bercinta ternyata sudah ditemukan sejak zaman purba
Heni Pridia, Febry Abbdinnah | Selasa, 6 Maret 2012, 01:32 WIB

 

VIVAnews - Siapa menyangka kalau fantasi seks manusia sudah ada sejak zaman purba kala. Hal ini terkait dengan berbagai penemuan patung dan situs bersejarah yang menyerupai organ intim pria dan wanita. Bahkan, ada di antaranya yang disinyalir merupakan alat bantu seks pada zaman itu. 

Masa manusia masih tinggal di gua

Ternyata ketika manusia masih hidup nomaden dari gua yang satu ke gua yang lainnya, fantasi seksual mereka telah berkembang. Terbukti dari ditemukannya benda menyerupai payudara dan vulva yang berusia 35 ribu tahun. Artefak tersebut ditemukan di sebuah gua dekat Stuttgart, Jerman, pada tahun 2008. "Ada simbol seksual pada periode tersebut," ujar Antropolog Paul Mellars dari Universitas Stony Book, New York, dikutip dari laman iVillage

Patung wanita dari batu

Kehidupan seks pada masa purba masih merupakan tanda tanya besar hingga ditemukan sebuah sex toy berusia 28 ribu tahun pada tahun 2004. Para peneliti menemukan sebuah batu berbentuk tubuh wanita terkubur di barat daya Jerman. Patung tersebut mempunyai panjang 20 cm. Karena dimensinya yang realistis, ilmuwan memercayai kalau patung tersebut kemungkinan besar digunakan sebagai alat bantu seks pada masanya.

Alat getar bertenaga uap

Ternyata tak hanya kereta api saja yang dijalankan dengan menggunakan tenaga uap. Karena pada tahun 1869, Dr George Taylor menemukan alat bantu untuk berhubungan intim yang juga digerakkan lewat tenaga uap. Perangkat medis tersebut digunakan untuk pengobatan "histeria", yaitu sebuah kondisi yang kerap menimpa wanita di era Ratu Victoria. Alat tersebut akan membantu wanita mengatasi masalah-masalah saat berhubungan intim, seperti mengurangi rasa cemas, sakit saat hendak berhubungan intim, atau juga untuk meningkatkan fantasi seksual.

Tongkat "fantasi" dari kayu

Pada tahun 500 SM masih sering terjadi perang antara Yunani dan Romawi. Saat itu, tak sedikit para istri yang ditinggalkan oleh suaminya pergi ke medan laga. Oleh sebab itu, pada masa tersebut banyak beredar 'olisboses' berupa tongkat dari kayu. Selanjutnya, pada tahun 1400 SM, tongkat kayu mengalami modifikasi dengan dibungkus kulit sehingga memerlukan minyak zaitun sebagai pelumasnya.

 

© VIVA.co.id

SHARE halaman ke - 1

Berita Terkait
A A A
LIST TOPIK