Kamis, 24 April 2014
09:05 WIB
FOTO: Berkelana ke Peninggalan Mewah Kerajaan Islam Banten
Reruntuhan ini merupakan rekam jejak jatuh bangun Kerajaan Islam.
Reruntuhan Keraton Surosowan Banten
Wuri Handayani | Jum'at, 9 November 2012, 13:30 WIB

 

VIVAlife - Apa rencana liburan Anda akhir pekan besok? Jika belum memiliki tiket penerbangan untuk perjalanan luar kota, silakan menikmati pesona sekitar Jakarta. Yang penting, ke luar dari rutinitas untuk menghilangkan kepenatan. Kawasan Banten Lama misalnya. Di sini Anda akan mendapatkan situs kuno Kerajaan Islam Banten.

Dua jam dari Jakarta, rasanya tidak terlalu jauh untuk ikut menjadi saksi sisa kejayaan kerajaan ini. Mungkin bagi Anda yang tidak terlalu senang berkelana dalam jalur sejarah, wisata ini menjadi kurang menarik. Tapi coba cicipi udara segar di sini, terlebih saat cuaca sejuk seperti sekarang.

keraton surosowan banten

Areal seluas tiga hektar dengan reruntuhan dan puing bangunan kuno ini akan menyihir Anda. Membuat Anda terbelalak dengan sisa kemewahan yang masih tetap tersirat. Anda memang hasus mendaki puncak reruntuhan untuk dapat menikmati sensasi kesegaran langit dan udara yang sebenarnya. 

Menurut sejarah, keraton ini dibangun sekitar tahun 1522 oleh Sultan pertama Banten, Maulana Hasanudin, dan seorang ahli bangunan asal Belanda, Hendrik Lucasz Cardeel. Namun pada tahun 1680, bangunan ini dihancurkan oleh Belanda. Sempat direnovasi, namun dihancurkan kembali pada tahun 1813. 

keraton surosowan banten

Sebelumnya, seluruh reruntuhan ini tertutup tanah, hingga pada tahun 1970-an, gundukan tanah yang menggunung mulai digali. Puluhan kamar tampak terlihat dari sisa-sisa dinding dan pondasi. Di bagian tengah bangunan ini, terdapat kolam yang sudah dipenuhi lumut. Ada juga sebuah pancuran yang konon digunakan sebagai tempat permandian. Juga sebuah kolam besar berukuran 30x13, dengan kedalaman sekitar 4,5 meter. 

Menariknya, meski bangunan ini sudah runtuh, tapi tembok yang mengelilinginya masih berdiri kokoh. Benteng setinggi dua meter ini memiliki tiga pintu masuk. Di sisi Utara, Timur, dan Selatan. 

keraton surosowan banten

Selain Keraton Sorosowan, situs lain yang juga menarik adalah Istana Keraton Kaibon. Ini merupakan istana ratu. Dari bentuk bangunan yang tersisa, Anda pasti dapat membayangkan sebuah istana yang teduh dan indah. 

Ada juga Benteng Spellwijk yang merupakan menara pemantau. Selain digunakan untuk  mengintai musuh, menara yang menghadap ke Selat Sunda ini juga digunakan untuk gudang meriam dan alat-alat perang lainnya. (umi)

 

© VIVA.co.id

halaman ke - 1
 

Berita Terkait
A A A
LIST TOPIK