Kamis, 2 Oktober 2014
07:19 WIB
Atasi Anemia dengan Bit
Tanaman umbi berwarna khas ini memiliki banyak manfaat.
Selain penambah darah, banyak manfaat yang diperoleh dari jenis tanaman berumbi berwarna khas ini.
Maya Sofia, Stella Maris | Kamis, 3 Januari 2013, 17:35 WIB

VIVAlife - Anemia merupakan salah satu penyakit yang disebabkan karena tubuh kekurangan sel darah merah. Untuk mengatasinya banyak orang memanfaatkan buah bit sebagai penambah darah.

Selain penambah darah, banyak manfaat yang diperoleh dari jenis tanaman umbi berwarna khas ini. Lebih lanjut, ketahui beberapa manfaat bit untuk kesehatan Anda seperti dikutip dalam Boldsky berikut ini.


Memproduksi sel darah merah

Bit mengandung tembaga dan zat besi sekitar hampir 7 persen. Inilah yang menjadikan bit mampu mengatasi masalah anemia.  Zat besi yang dikandung bit juga mampu menjaga metabolisme energi Anda.

Diet alami

Bagi Anda yang ingin menjalankan proses penurunan berat badan dengan cara alami, cobalah mengonsumsi bit. Ini dikarenakan bit tidak mengandung lemak jenuh sama sekali, namun kaya akan karbohidrat.

Untuk diet, Anda dapat mengonsumsinya dengan dijadikan minuman sehat atau jus. Caranya cukup mudah, yaitu cuci buah bit hingga bersih, kupas kulitnya, dan potong-potong. Masukan ke blender dan tambahkan sedikit air. Sebelum diminum jangan lupa untuk menyaring airnya.

Mengganti sel rusak.

Asam folat umumnya amat diperlukan bagi para ibu hamil sebagian pembentukan otak janin. Disamping itu bit juga berfungsi untuk mengganti sel-sel yang rusak serta meningkatkan produksi sel-sel baru dalam tubuh. Tak hanya itu, sebagai salah satu jenis buah yang melindungi banyak organ tubuh, bit mengandung lebih dari 30 persen asam folat.

Baik untuk jantung.

Bit menjadi buah yang populer karena fungsinya untuk seluruh sistem tubuh. Salah satunya untuk mengurangi tekanan darah tinggi. Dengan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh, artinya Anda terbebas dari penyakit kardiovaskuler, seperti hipertensi.

Bit juga mengandung betaine yang mampu mengurangi konsentrasi homosistein atau zat yang berkontribusi menyebabkan penyakit pada pembuluh darah, seperti stroke dan jantung. Tak hanya itu, betaine juga mampu mengurangi timbunan lemak yang menghambat laju aliran darah menuju jantung. (umi)

© VIVA.co.id

SHARE halaman ke - 1

Berita Terkait
LIST TOPIK