Senin, 21 April 2014
15:28 WIB
Tas-tas Cantik dari Craft Kalimantan
Rotan dianyam menjadi tas dengan teknik korit, jarat, atau bemban.
Aneka jenis anyaman Kalimantan yang bisa dibuat menjadi ragam tas cantik.
Heni Pridia, Shalli Syartiqa | Selasa, 22 Januari 2013, 12:50 WIB

VIVAlife - Pulau yang dikenal sebagai Pulau Borneo ini ternyata tak hanya memiliki keindahan alam dan kekayaan hasil tambangnya. Pulau terbesar ketiga di dunia ini juga menyimpan aneka kerajinan tangan yang unik. Beragam kerajinan khas dapat Anda temui di provinsi ini, antara lain mandau, lampit rotan, tas etnik, atau tenun Sintang.

Ekspansi besar-besaran dari perkebunan skala besar, pertambangan, dan pembalakan hutan telah mengancam keberadaan dari tradisi menganyam, yang sangat bergantung pada hutan alami yang sehat.

Adalah Borneo Chic, suatu jaringan LSM yang mensponsori para perajin asal Kalimantan untuk memproduksi kerajinan tas khas daerah tersebut. Bahan baku tas sebagian besar berupa rotan yang dianyam dengan teknik tertentu, seperti korit, jarai, atau inung menangis.

Tas dengan pola anyam inung menangis

Selain itu, ada tas yang terbuat dari bemban, yaitu sejenis tanaman air yang dianyam. Karena terbuat dari tanaman air, tak heran jika tas dari bemban ini waterproof. Selain anyaman, Borneo Chic juga membuat tas dari tenun Sintang. Semuanya unik dan eksotik.

Tas bulat dengan pola anyam korit

 

 

Agar selalu up to date dan dicari oleh pembeli, Borneo Chic mengadakan "Lomba Desain Tas New Borneo 2012/2013". Tujuan dari lomba ini adalah untuk memajukan craft Kalimantan sekaligus memunculkan desainer tas muda berbakat. Lima puluh satu hasil desain masuk ke panitia dan penjurian tahap awal telah dilakukan untuk menyaring 10 finalis. 

Kesepuluh finalis itu adalah Bernadette Yodia Indriastuti (Jakarta), Dedy Taryoko (Bandung), Gege Noby P (Klaten), Indra Permana Kusuma (Tasikmalaya), Luthfi Ahmad Fikri (Bandung), Martini Laura Sinabutar (Jakarta), Meuthia Ahri (Bogor), Michele Maitlin (Surabaya), Vandi Septiawan Baskara (Semarang), dan Wahyu Sri Hastono (Solo).

Mereka harus mewujudkan desain-desain tersebut menjadi tas-tas masa kini yang selain cantik, harus juga fungsional, dan tentunya saleable. Siapa yang akan meraih penghargaan uang tunai Rp20 juta? Tunggu pada 23 Februari mendatang. (art)

 

© VIVA.co.id

halaman ke - 1
 

Berita Terkait
A A A
LIST TOPIK